Cara Membersihkan Flashdisk Kartu Dari Virus Terlengkap

7 Souvenir Untuk Acara Kantor Yang Di Sering Muncul
7 Souvenir Untuk Acara Kantor Yang Di Sering Muncul
December 5, 2018

Cara Membersihkan Flashdisk Kartu Dari Virus Terlengkap

World Food Programme

Souvenir dari flashdisk yaitu flashdisk kartu tetap saja flashdisk yang merupakan media penyimpanan paling praktis. benda ini tidak repot dibawa kemana – mna karena ukurannnya yang kecil. Memidahkan data pun tergolong mudah. Karena itulah, meski sekarang sudah banyak hard disk ekternal, flashdisk masih tetap populer digunakan. Terlebih lebih banyak yang memindahkan data – data ringan menggunakan flashdisk

Karena flashdisk sangat populer, tidak aneh jika kemudian para pembuat virus menargetkan flashdisk untuk menyebarkan virus, worm, atau trojan. Terutama karena flashdisk lebih banyak berpindah – pindah dari satu komputer ke komputer lain

souvenir flashdisk kartu pasti pernah mengalami data alias file tiba – tiba hilang atau gak bisa kebuka terkena virus shortcut. Meski gak membahayakan, virus shortcut yang kerap menyerang flashdisk itu menyebalkan bnget. Solanya, bisa saja virus shortcut yang mudah menjangkiti flashdisk itu bakal menyerang perangkatmu kalau semberanga dicolokkan ke PC atau laptop

Sebenarnya nih, mengatasi virus shortcut di flashdisk itu gampang banget. Bisa pakai antivirus semacam SMADAV atau antivirus lainnya.

Rekomendasi USB Kartu Bergaransi Dengan Desain Gratis

5 Cara Membersihkan Flashdisk dari Virus

1. Lakukan scanning menggunakan antivirus

Cara Membersihkan Flashdisk Kartu Dari Virus Terlengkap

Virus yang tersebar selalu bisa diatasi menggunakan antivirus. Apalagi jika antivirus Anda sudah diperbarui (update). Nah, sebelum membuka file di flasdisk, langkah paling mudah adalah dengan cara langsung scanning flasdisk saat sudah terbaca di sistem operasi PC Anda.

Jika setellah dilakukan pemindaian (scanning) pada flasdisk dan tidak ditemui virus, berarti flashdisk Anda baik-baik saja. Jika ternyata ada virus, langsung pilih saja “delete” untuk menghapus virus tersebut secara permanen.

Untuk program antivirusnya, Anda bisa pasang Kaspersky, Avast, Windows Defender, atau BitDefender. Program antivirus yang sudah disebutkan tersebut cukup ampuh membasmi virrus dan sudah masuk sebagai program antivirus terbaik. Jika ingin lebih memaksimalkan pembasmian virus, Anda bisa menggunakan antivirus lokal SMADAV . Antivirus ini juga ampuh untuk memberantas antivirus yang tersebar di Indonesia.

2. Menghapus dengan CMD

Virus yang menyerang flasdisk umumnya adalah virus yang membuat banyak shortcut. Ini jenis virus yang tidak bisa dihapus meskipun Anda sudah menekan “del’ atau “shit+del”. Virus ini biasnya menampilkan data file Anda dalam bentuk shortcut. Sementara data Anda disembunyikan oleh virus. Virus ini memang tampak tidak berbahaya tapi cukup menjengkelkan karena sering menyembunyikan data

Untuk menghilangkan virus jenis ini, Anda tidak perlu menggunakan antivirus. Cukup gunakan printah “CMD”. Dengna perintah ini, virus Anda bsa hilang tanpa menghilangkan data penting Anda yang tersimpan. Untuk diketahiui, terkadang ada antivirus yang bekerja membersihkan data dengan cara menghapus semua data yang ada di flashdisk.

Untuk menghilangkan virus ini, perhatikan poin-poin berikut.

  • Tancap flashdisk ke komputer atau laptop
  • Aktifkan show hidden file. Ini akan menampilkan file atau folder yang statusnya “hidden file”.

Lihat gambar untuk cara mengaktifkannya.

Cara Membersihkan Flashdisk Kartu Dari Virus Terlengkap

Cara Membersihkan Flashdisk Kartu Dari Virus Terlengkap

  • Setelah itu, buka program CMD . DI Windows 10, Anda tinggal ketik “CMD” di bagian ‘search”. Di Windows versi lain, tinggal mencet tombol “Windows+R”.Ketik lokasi flasdisk Anda.
  • Jika ada di partisi F., maka ketiklah “f:”, jika di partisi “G”
  • maka ketik “G”. Kemudian ketikan “-s -r -h /s /d”. Setelah itu tekan enter.

Perhatikan gambar untuk contoh

Cara Membersihkan Flashdisk Kartu Dari Virus Terlengkap

 

Cara Membersihkan Flashdisk Kartu Dari Virus Terlengkap

 

Setelah melakukan langkah tersebut, cek di flashdisk, data anda biasanya akan kembali. Virus shortcut memang masih ada tapi anda bisa menghapusnya. Sebaiknya setelah ini, pindahkan dulu data penting anda dari flashdisk. Kemudian format flashdisk. Cara ini efektif agar virus shortcut tidak kembali lagi karena biasanya setelah hilang, cek di komputer lain, virus shortcut akan muncul kembali.

3. Menghapus Menggunakan Removal Tool

Cara Membersihkan Flashdisk Kartu Dari Virus Terlengkap

Jika anda tidak puas menghapus virus dengan antivirus, Anda juga bisa memanfaatkan program bernama “removal tool” Anda cukup dari program removal tool di google. Tapi untuk melakukan hal ini, anda perlu tahu jenis virus yang menginfeksi flashdisk anda. Jika nama virus sudah terdeteksi, biasanya menghapus virus menggunakan removal tool lebih ampun dibanding antivirus sendiri

4 Menghapus Secara Manual

Anda bisa menghapus virus dengan manual tanpa memerluk program antivirus. Tapi untuk melakukan hal ini, Anda perlu menghapusnya dengan menggunakan sistem operasi lain. Yang paling gampang menggunakan linux. Ada banyak distributor linux yang ukurannnya kecil sehingga gampang dipasang di flashdisk dan langsung boot menggnakan flashdisk yang terpasang Linux tersebut.

Jawabannya mudah karena virus umumnya menyerang sistem operasi windows. Alias virus di flashdisk hanya akan aktif jika flashdisk dipasangkan ke sistem operasi windows. Dengan linux, Anda bisa mudah menghapus virus – vrus di flashdisk tanpa takut sistem operasi windows yang anda gunakan terinfeksi

5 Memanfaatkan Antivirus portabel

Antivirus portabel

Selain keempat metode tesebut, anda juga bisa menghapus virus di flashdisk menggunakan antivirus protabel. Antivirus ini bisa bermanfaat jika anda menggunakan komputer lain, seperti komputer teman anda. anda tidak perlu repot menginstal antivirus.

Cukup unduh antivirus portabel, jalankan, dan lakukan scan pada flashdisk anda. Demikian penjelasan soal cara menghapus virus dari flashdisk card

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *